Brosur GoPray! Doa bagi Anak!

GoPray! Doa bagi Anak!

2022-07-22

Doa Anak, Kunci Transformasi Generasi Indonesia: Bergabunglah dalam Perayaan Hari Anak Nasional!

Saksikan kesaksian inspiratif dari Sumba, di mana doa anak-anak melepaskan mujizat hujan di tengah kekeringan! Bergabunglah dalam acara spesial memperingati Hari Anak Nasional, dan temukan bagaimana doa anak menjadi kunci transformasi generasi Indonesia.

Acara ini akan membuka mata kita terhadap tantangan yang dihadapi anak-anak di era digital dan krisis global. Anda akan mendengar langsung dari para pegiat anak dari berbagai lembaga seperti Jaringan Pelayanan Anak (JPA), Persekutuan Evangelisasi Anak-Anak (PEA), dan One Hope, yang membagikan strategi menjangkau anak-anak dengan Injil melalui program kreatif, pelatihan guru, dan aplikasi Alkitab interaktif.

Siapkan hati untuk terbeban dan tergerak! Mari satukan hati dan kuatkan tekad untuk menjadi agen perubahan bagi anak-anak Indonesia melalui kuasa doa.

Rangkuman Acara Doa Bersama untuk Hari Anak Nasional

Acara ini mempertemukan para pegiat anak dan pemerhati anak dari berbagai lembaga di seluruh Indonesia untuk bersama-sama berdoa bagi anak-anak Indonesia dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional.

Kondisi Anak di Indonesia:

  • Terjadi peningkatan kasus kekerasan dan kejahatan terhadap anak, termasuk di Sumba Timur, yang didorong oleh faktor seperti penyalahgunaan gadget, kurangnya pengawasan orang tua, dan faktor ekonomi.
  • Generasi muda menghadapi tantangan berat di era digital dan sekuler, sehingga membutuhkan bimbingan dan arahan.

Pentingnya Doa Anak:

  • Anak-anak perlu dilibatkan dalam doa, bukan hanya orang dewasa, karena Tuhan mendengar dan menjawab doa mereka.
  • Doa anak-anak memiliki kuasa untuk membawa perubahan bagi bangsa dan negara.

Peran Lembaga Pelayanan Anak:

  • Jaringan Pelayanan Anak (JPA): Berfokus pada pengabaran Injil kepada anak-anak melalui pelatihan guru sekolah minggu dan berbagai program penjangkauan.
  • Persekutuan Evangelisasi Anak-Anak (PEA): Berfokus pada penjangkauan anak-anak dengan Injil sedini mungkin melalui program seperti Pondok Gembira dan pelatihan guru sekolah minggu.
  • One Hope: Berfokus pada penjangkauan anak-anak dengan Alkitab dan cerita tentang Tuhan Yesus melalui buku-buku komik dan aplikasi Bible App for Kids.
  • Pelayanan Anak di Kosarek, Papua: Berfokus pada pendidikan holistik anak-anak di pedalaman Papua, meliputi pendidikan formal, kerohanian, seni, olahraga, dan vokasi.

Ajakan untuk Bertindak:

  • Libatkan anak-anak dalam doa dan berikan mereka kesempatan untuk berdoa di berbagai kesempatan.
  • Dukung dan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga pelayanan anak dalam menjangkau dan membimbing anak-anak Indonesia.
  • Berdoa bagi orang tua, guru, pemerintah, dan para pemimpin agar dapat membimbing dan melindungi anak-anak Indonesia.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk semua pokok doa yang telah disampaikan, dengan harapan agar anak-anak Indonesia dapat bertumbuh menjadi generasi yang kuat, beriman, dan menjadi berkat bagi bangsa dan negara.

Berikut ini beberapa pertanyaan yang dapat memicu diskusi lebih lanjut berdasarkan teks yang Anda berikan:

Umum:

  • Apa yang paling mengesankan dari kesaksian Ibu Melceh tentang pelayanan anak di Sumba?
  • Bagaimana teks ini menantang pandangan kita tentang pentingnya pelayanan anak dan doa anak?
  • Tantangan apa saja yang dihadapi dalam pelayanan anak di Indonesia, baik secara umum maupun di daerah terpencil seperti Sumba?
  • Bagaimana peran teknologi, seperti gadget dan media sosial, dalam pelayanan anak di era digital ini?
  • Bagaimana kita dapat mendukung pelayanan anak, baik secara langsung maupun tidak langsung?

Khusus:

  • Ibu Melceh menyinggung tentang kurangnya pendidikan seks sejak dini sebagai salah satu faktor tingginya kasus kekerasan seksual pada anak. Bagaimana pandangan Anda tentang hal ini?
  • Bagaimana kita dapat menyeimbangkan peran orang tua, gereja, dan sekolah dalam mendidik anak tentang seksualitas yang sehat?
  • Apa peran pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi anak-anak di Indonesia?
  • Bagaimana kita dapat mendorong lebih banyak anak muda untuk terlibat dalam pelayanan anak?
  • Selain berdoa, aksi nyata apa yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan transformasi dalam generasi anak di Indonesia?

Menghubungkan dengan konteks:

  • Bagaimana kondisi pelayanan anak di daerah Anda? Adakah kesamaan atau perbedaan dengan yang digambarkan dalam teks?
  • Apakah Anda pernah terlibat dalam pelayanan anak? Jika ya, apa pengalaman dan tantangan yang Anda hadapi?
  • Apa langkah konkret yang dapat kita lakukan bersama untuk mendukung pelayanan anak di gereja atau komunitas kita?

Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang untuk memicu diskusi yang mendalam dan reflektif. Anda dapat menggunakannya sebagai titik awal dan mengembangkan pertanyaan lanjutan berdasarkan respon dan ide-ide yang muncul.

Berikut adalah 10 usulan kategori yang cocok untuk data teks yang Anda berikan:

  1. Doa dan Permohonan: Memohon dukungan dan tuntunan Tuhan dalam pelayanan anak, khususnya dalam rangka Hari Anak Nasional.
  2. Pelayanan Anak: Berfokus pada kegiatan dan program yang dijalankan untuk melayani dan memberkati anak-anak.
  3. Penginjilan Anak: Menyampaikan Injil dan memperkenalkan Kristus kepada anak-anak, baik secara langsung maupun melalui media digital.
  4. Perlindungan Anak: Menyoroti isu-isu kekerasan terhadap anak dan pentingnya melindungi mereka dari bahaya.
  5. Kemitraan dan Kolaborasi: Menekankan pentingnya kerjasama antar lembaga dan individu dalam melayani anak.
  6. Generasi Muda: Membahas peran penting generasi muda dalam gereja dan masyarakat, serta perlunya pembinaan dan pendampingan.
  7. Transformasi Sosial: Mengaitkan pelayanan anak dengan upaya membawa perubahan positif dalam masyarakat.
  8. Sumba Timur: Memberikan konteks geografis dan sosial dari pengalaman narasumber dalam pelayanan anak.
  9. Kesaksian dan Inspirasi: Berbagi pengalaman pribadi dan kesaksian tentang karya Tuhan dalam pelayanan anak.
  10. Tantangan dan Harapan: Mengidentifikasi hambatan dalam pelayanan anak dan mengungkapkan harapan untuk masa depan.

× Brosur