Code Talks: IT Training for Kids and Teenagers

2020-09-04

Tertarik Melibatkan Anak & Remaja Dalam Pelayanan IT?

Pelajari pengalaman inspiratif melayani Tuhan melalui pelatihan IT untuk anak & remaja di lingkungan gereja!

Simak bagaimana membangun komunitas yang positif, menanamkan nilai-nilai Kristen, dan menginspirasi generasi muda untuk menggunakan kemampuan IT mereka bagi kemuliaan Tuhan.

Temukan juga suka duka, refleksi, dan pembelajaran berharga selama proses pelayanan, serta bagaimana pengalaman ini menumbuhkan semangat untuk terus melayani dan mengajak lebih banyak orang untuk terlibat dalam pelayanan IT, termasuk melalui hackathon Code for God.

Mari bersama gali potensi anak dan remaja, serta wujudkan pelayanan IT yang impactful dan menginspirasi!

Rangkuman Pengalaman Melatih IT untuk Anak dan Remaja di Gereja

Bapak ini membagikan pengalamannya melatih IT untuk anak & remaja di gereja selama 1 tahun 3 bulan.

Awal Mula:

  • Dimulai April 2018 di GKI Tanjung Pinang dengan program Visual Programming dan Web Development.
  • Peserta sangat antusias, baik anak-anak maupun remaja.

Visi:

  • Membuat anak & remaja betah di gereja dan mendapat berkat.
  • Menjangkau anak & remaja sekitar untuk datang ke gereja.
  • Menanamkan nilai-nilai Kristen (berdoa sebelum & sesudah kelas, renungan singkat).
  • Menginspirasi penggunaan skill IT untuk Tuhan dan gereja.

Pelaksanaan:

  • Kelas diadakan setiap hari Sabtu.
  • Materi dari code.org (gratis & ada kurikulumnya).
  • Konsep yang diajarkan: pola, looping, matematika, membuat video sederhana, dll.
  • Remaja belajar: membuat website, Visual C#, Photoshop dasar, Corel Video Studio, basic programming, membuat game sederhana dengan Apps Inventor.
  • Memperkenalkan produk aplikasi rohani "Hapda" dan menginspirasi mereka untuk berkarya bagi Tuhan.
  • Pendekatan pengajaran: Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani (Ki Hajar Dewantara).

Dampak Positif:

  • 4 remaja melanjutkan sekolah IT.
  • Seorang remaja terinspirasi membuat aplikasi Alkitab.
  • Seorang anak menjadi rajin membuat video untuk gereja.
  • Terjalin persahabatan dan anak didik rohani.
  • Remaja lain termotivasi belajar Adobe Illustrator & Photoshop.
  • Satu remaja bercita-cita kuliah IT di Australia.
  • Kelas IT berlanjut menjadi Bible Study rutin & semakin erat.

Refleksi:

  • Ada tantangan dalam konsistensi karena pergumulan pribadi & pandemi.
  • Pelatihan hanya berlangsung 1 tahun 3 bulan, tapi bersyukur sudah dijalankan.
  • Pembelajaran: terjalin persahabatan, mengajar IT, belajar bersama, refleksi diri.
  • Pentingnya kembali ke "titik awal" (alpha point) dan tidak terpaku pada kesuksesan/kegagalan masa lalu.
  • Mengubah waktu rutinitas menjadi waktu yang bermanfaat (Kronos menjadi Kairos).
  • Mendorong pengembangan pelayanan IT untuk Tuhan.

Ajakan:

  • Jangan remehkan anak & remaja dalam pelayanan IT.
  • Libatkan mereka dalam pelayanan IT di gereja.
  • Dukung dan ikut serta dalam acara Hackathon "Code for God 2020".
  • Gunakan skill IT untuk kemuliaan Tuhan, bukan hanya untuk hiburan atau mencari uang.

Kesimpulan:

Melalui pelatihan IT, anak & remaja diajak untuk mengembangkan potensi diri, melayani Tuhan, dan menjadi berkat bagi sesama. IT bukan hanya alat, tapi juga sarana untuk memuliakan nama Tuhan.

Pertanyaan Diskusi untuk Refleksi Pelayanan IT Bagi Anak & Remaja:

Berikut beberapa pertanyaan untuk memicu diskusi dan refleksi lebih lanjut mengenai pengalaman yang dibagikan:

Topik Umum:

  1. Tujuan & Motivasi: Mengapa penting untuk melibatkan anak dan remaja dalam pelayanan IT di gereja? Apa dampak positifnya bagi mereka dan gereja secara keseluruhan?
  2. Tantangan & Solusi: Apa saja tantangan dalam menjalankan pelayanan IT untuk anak dan remaja, terutama di konteks gereja dan lingkungan sekitar? Bagaimana cara mengatasinya?
  3. Keberlanjutan & Pengembangan: Bagaimana cara membuat pelayanan IT ini berkelanjutan dan terus berkembang, tidak hanya berhenti di pelatihan awal? Bagaimana melibatkan lebih banyak orang dan sumber daya?

Topik Spesifik:

  1. Metode Pengajaran: Metode atau pendekatan apa yang efektif dalam mengajarkan IT kepada anak dan remaja dengan rentang usia dan latar belakang yang berbeda? Bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Kristen dalam proses pembelajaran?
  2. Pemanfaatan Teknologi: Selain yang sudah disebutkan (website, video, aplikasi), teknologi apa lagi yang berpotensi untuk digunakan dalam pelayanan dan pengembangan rohani anak dan remaja?
  3. Dampak & Refleksi: Apa dampak nyata dari pelatihan IT ini bagi anak dan remaja yang terlibat, baik dalam aspek rohani maupun kehidupan sehari-hari? Pelajaran apa yang bisa kita petik dari pengalaman ini?

Topik Lanjutan:

  1. Peran Orang Tua & Gereja: Bagaimana peran orang tua dan gereja dalam mendukung dan memfasilitasi pengembangan minat dan bakat anak dan remaja di bidang IT untuk kemuliaan Tuhan?
  2. Menjangkau Lebih Luas: Bagaimana cara melibatkan anak dan remaja dari berbagai latar belakang, termasuk yang non-Kristen, dalam pelayanan IT ini sebagai bentuk penjangkauan?
  3. IT untuk Misi: Bagaimana IT dapat digunakan untuk mendukung misi gereja secara lebih luas, seperti penginjilan, pengajaran, dan pelayanan sosial?

Diskusi Terbuka:

  1. Bagikan pengalaman Anda dalam pelayanan IT atau bidang lain di gereja.
  2. Ide kreatif apa yang Anda miliki untuk mengembangkan pelayanan IT bagi anak dan remaja?
  3. Bagaimana kita bisa bersama-sama mendukung generasi muda untuk menggunakan IT bagi kemuliaan Tuhan?

Semoga pertanyaan-pertanyaan ini dapat memicu diskusi yang membangun dan menginspirasi kita semua untuk melayani Tuhan dengan lebih baik, khususnya melalui bidang IT.

Berikut 10 usulan kategori yang cocok untuk data teks tersebut:

  1. Pelayanan Kristen: Kategori utama yang menggambarkan kegiatan ini adalah pelayanan kepada anak dan remaja di lingkungan gereja (GKI Tanjung Pinang).
  2. Pelatihan IT: Fokus utama kegiatan ini adalah melatih anak dan remaja dalam berbagai bidang IT seperti Visual Programming, Web Development, dan Mobile Programming.
  3. Pembinaan Karakter Kristen: Penanaman nilai-nilai Kristen seperti berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, serta menginspirasi penggunaan skill IT untuk Tuhan.
  4. Penginjilan: Menjangkau anak-anak dan remaja di sekitar gereja, termasuk yang berbeda agama, untuk mengenal gereja dan nilai-nilai Kristen.
  5. Pengembangan Diri: Memberikan bekal keterampilan IT kepada anak dan remaja agar dapat mengembangkan diri dan memiliki masa depan yang lebih baik.
  6. Komunitas: Membangun komunitas dan persahabatan antar anak dan remaja melalui kegiatan belajar dan bersekutu bersama.
  7. Refleksi dan Pembelajaran: Mengandung refleksi pribadi tentang proses pelayanan dan pembelajaran yang bisa ditiru oleh orang lain.
  8. Motivasi dan Inspirasi: Berisi pesan motivasi untuk tidak meremehkan anak muda dan terus berkarya dalam pelayanan, khususnya di bidang IT.
  9. Ajakan untuk Melayani: Mengajak jemaat untuk terlibat dalam pelayanan IT dan mendukung kegiatan serupa.
  10. Promosi Acara: Mempromosikan acara Hackathon Code for God dan mengajak orang untuk berpartisipasi.

Brosur Code Talks: IT Training for Kids and Teenagers
× Brosur